Tuesday, May 3, 2016

Sejarah bisnis online

membicarakan sejarah bisnis online di Indonesia maupun dunia, kita bisa menelusuri dari keadaan sekarang, mundur ke masa sebelumnya. Kalau anda mengetikkan frasa “bisnis online” di Google Search, akan muncul begitu banyak kata kunci itu dalam banyak varian artikel. Bahkan itu bisa anda temukan hingga beberapa halaman berikut di Google. Apa yang kita liat itu, cukup untuk menggambarkan bahwa istilah “bisnis online” itu begitu populer dan sangat mungkin familiar bagi sebagian orang, misalnya para konsumen bisnis online.

Jika menilik pertumbuhan jumlah pengguna internet, sangat mungkin tumbuh pula para pelaku bisnis online. Beberapa penelitian bisa menyebutkan jumlah transaksi bisnis online terus meningkat dari tahun ke tahun. Tapi, sejak kapankah sebenarnya aktivitas online ini pertama kali ada? Dari penelusuran lewat Google Search, penulis menemukan beberapa informasi seputar sejarah bisnis online seperti berikut ini.

A. Sejarah Bisnis Online di Dunia

Wikipedia menulis sejarah bisnis online terlacak mulai tahun 1980-an, yaitu saat mulai digunakannya email elektronik atau sekarang kita kenal dengan istilah e-mail (electronic mail). Kala itu, fasilitas pertukaran data elektronik ini digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk berinteraksi dan bertransaksi dalam skala internasional. Data elektronik yang dimaksud adalah pesan teks, foto, video atau audio yang dikirim ke komputer atau perangkat selular. Jadi, bisnis online kala itu masih sebatas mengandalkan teknologi yang bernama e-mail.

Sumber lain, http://tustiya.blogspot.com menyebutkan belanja online pertama dilakukan pada 1979 di Inggris ketika Michael Aldrich dari Redifon Computers mampu menghubungkan televisi dengan komputer yang mampu memproses transaksi real time melalui sarana kabel telepon. Dari temuan itu, sejak 1980 ia jualan sistem belanja online ke penjuru Inggris. Sejak saat itu, belanja online juga merebak ke beberapa negara, misalnya Perancis. Negara ini memasarkan Nissan dan Peugeot menggunakan sistem online.

Dalam sejarah bisnis online, pertama kali masyarakat mulai mengenal istilah web pada 1994, banyak kalangan, terutama jurnalis memperkirakan apa yang sekarang populer disebut sebagai e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru tersendiri. Tapi ternyata itu tidak terjadi. Sekitar 12 tahun kemudian, muncul books.com, toko buku online pertama yang dibuat oleh Charles Stack. Jeff Bezos meniru langkahnya dengan membuat situs Amazon.com, yang berkembang menjadi situs belanja online terbesar saat ini di dunia.

B. Sejarah Bisnis Online di Indonesia

Di Indonesia sendiri, sejarah bisnis online mulai terekam pada tahun 1990-an. Tapi sayangnya, tidak ada jejak pasti siapa yang memulai. Perkembangan sejarahnya lebih tampak dari semakin banyaknya piranti bernama komputer dan terus bertambah banyak yang menggunakannya dari waktu ke waktu, terutama dalam 10 tahun terakhir. Saat ini, diperkirakan sepertiga jumlah penduduk Indonesia sudah punya akses terhadap internet.

Dalam perkembangannya, sejarah bisnis online di Indonesia diwarnai dengan kemunculan beragam situs dengan aneka bentuk dan tujuan. Semakin banyak instansi pemerintah dan swasta menggunakan situas untuk menunjang kinerjanya. Di kalangan perusahaan swasta, selain untuk memajang company profile, situs-situs juga sudah diberdayakan untuk menunjang kegiatan pemasaran misalnya. Juga, semakin banyak pula pengusaha, baik perorangan atau skala perusahaan, yang membangun perusahaan online.

C. E-commerce, Era Baru Sejarah Bisnis Online di Indonesia

Frost & Sullivan mencatat pertumbuhan e-commerce di Indonesia mencapai 17 persen per tahun. Pertumbuhan e-commerce itu seiring dengan terus meningkatnya pengguna internet di Indonesia, yang menurut Asosiasi Jasa Pengguna Internet Indonesia APJII, mencapai 28 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang berkisar 250 juta jiwa. Tak berlebihan jika ada yang menilai sejarah bisnis online di Indonesia dalam 10 tahun terakhir begitu mengesankan.

Wikipedia menterjemahkan e-commerce (electronic commerce) atau perdagangan elektronik sebagai penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran dan jasa melalui sistem elektronik, baik melalui media internet, televisi maupun jaringan komputer atau www. Dalam e-commerce ini ada aktivitas pertukaran data elektronik, transfer dana elektronik, sistem manajemen inventori otomatis dan sistem pengumpulan data otomatis pula. Secara sistem, lebih dari sekedar toko online yang selama ini banyak dibangun dan dikelola perorangan, terutama para pemula di bisnis online. Jadi kalau bicara sejarah bisnis online di Indonesia, toko online lebih dulu ada.

Meningkatnya animo masyarakat pada bisnis online, mendorong sebagian di antaranya membuat toko online. Menjual aneka produk secara online. Sebagian lainnya yang punya modal kakap, membangun usaha seperti itu, tapi dalam skala lebih besar, yang kemudian dikenal dengan e-commerce tadi. Sebuah sistem perdagangan elektronik yang syarat dengan aneka sistem eletronik otomatis yang begitu memudahkan dan memanjakan para konsumennya.

Dari kacamata sejarah bisnis online di Indonesia, perusahaan e-commerce bisa bertahan karena beberapa faktor, di antaranya;

manajemen handal
pengiriman cepat dan tepat waktu
pelayanan bagus
struktur organisasi yang bagus
keamanan
harga produk yang kompetitif
dan menyediakan sistem komunikasi dengan pelanggan
D. Marketplace, Puncak Baru Sejarah Bisnis Online di Indonesia

Perkembangan terbaru sejarah bisnis online di Indonesia dalam kisaran 5 tahun terakhir, para pelaku e-commerce tak cuma menawarkan sistem keamanan yang  akan membuat siapapun yang akan bertransaksi online merasa aman dan nyaman. Para pelaku bisnis online semakin banyak yang mengembangkan investasinya dengan membangun mall online atau bisa kita sebut sebagai marketplace. Dalam marketplace, yang jualan bukan pemilik situs, tapi para anggotanya. Para anggota bisa membangun toko-toko onlinya di marketplace ini. Beberapa marketplace itu seperti tokopedia, berniaga, toko bagus dan zalora atau lazada. Jika ada seorang pedagang toko online, bisa juga berjualan di marketplace-marketplace tadi. Cukup mendaftar menjadi anggotanya, lalu anda sudah bisa memajang dagangannya di sana.sumber http://bisnisonline7.com

No comments:

Post a Comment